Monday, September 27, 2010

Kebahagiaan dan Kesedihan itu Teman...

Tidak tahu rasanya ingin menulis dari mana dan dengan menggunakan kata-kata apa.

Seandainya saja banyak yang mau menyumbang kata-kata untuk menggambarkan kesedihan yang saya rasakan, saya akan sangat berterima kasih.

Terlalu berat dan terlalu luka untuk bisa diaktualisasikan dengan kata-kata tekstual.

Mungkin kita akan bisa berbicara panjang lebar sekedar memberi nasehat, ketika kesedihan ini sedang tidak menimpa diri kita.

Tetapi ternyata kita tidak akan bisa berkata apa-apa manakala kesedihan ini tengah menghampiri diri kita.

Dalam teorinya kesedihan dan bahagia itu selalu beriringan dan berdampingan, sama halnya dengan kekayaan dan kemiskinan.

Kesedihan datang ketika kita tengah berpisah dengan orang-orang yang sesungguhnya kita harapkan selalu ada disamping kita.

Sementara kebahagiaan datang ketika kita menemukan/mendapatkan sesuatu yang kita inginkan.

Manusia selama dia bernafas, dirinya tidak akan pernah lepas dari yang namanya kesedihan dan kebahagiaan.

Ada kalanya manusia sedih dan ada kalanya manusia bahagia, ada kalanya manusia bertemu dengan manusia lain dan ada kalanya manusia harus berpisah dengan manusia lainnya.

Manusia sebagai manusia pilihan Tuhan memiliki akal, rasa, dan jiwa.

Ketiganya menyatu dalam diri manusia dan memunculkan karakter peka, karakter peka itulah yang menyadarkan manusia untuk berhubungan dengan manusia lainnya, karena pada hakikatnya tidak ada manusia yang sanggup hidup sendirian.

Tanggal 15 September pukul 18.30 saya diantar adek saya ke pangkalan bus sinar jaya jurusan jakarta kali deres. Saya berniat pulang lagi ke jakarta setelah kurang lebih sepuluh hari liburan idul fitri di kampung halaman. Saat saya tiba di pangkalan bus ternyata bus tersebut belum datang dan kata pegawai sinar jaya bus nya mengalami kemacetan di daerah pekalongan jawa tengah. Adek saya dengan sabarnya menunggui saya meski tidak sampai bus datang, karena bus baru datang sekitar pukul 21.30. Pukul 20.15 adek saya pamit untuk pulang dulu karena hujan sudah mulai reda, lagipula jaket dan kaosnya sudah basah karena ketika berangkat saya dan adek saya kehujanan di jalan.

Saat menunggui saya, adek saya tidak duduk di sebelah saya tetapi justru agak berjauhan dengan saya. Berkali-kali dia melihat ke arah saya sambil melanjutkan ngobrolnya dengan penumpang lain yang juga ingin ke jakarta. Adek saya menatap saya penuh makna meski tidak banyak mengeluarkan kata-kata, saya hanya menanggapinya dengan senyuman. Saya hanya berfikir agar hujan reda agar adek saya tidak kehujanan saat pulang ke rumah. Saat pamit untuk pulang terlebih dahulu, adek saya mengenakan jaket yang sebenarnya sudah basah kuyup, saat saya larang dia bilang: "enggak apa-apa mbak, dari pada tidak pakai jaket saya malah lebih dingin". Dia menjabat tangan saya dan kemudian mencium tangan saya, tidak biasanya dia mencium tangan saya tapi malam itu dia mencium tangan saya dan kemudian menatap saya agak lama. Sayapun tiba-tiba menatapnya hingga motornya menghilang dari pandangan mata saya.

Tanggal 16 September pukul 12.00 saya tiba di terminal kali deres jakarta dan langsung meluncur ke kontrakan. Hari itu hingga tanggal 17 September saya tidak mempunyai firasat apa-apa dan bahkan tidak bermimpi apa-apa tentang adek saya. Tanggal 17 September sekitar pukul 15.30 saya mendapat telephone dari saudara saya di kampung, bahwa adek saya kecelakaan di surodadi gringsing batang saat perjalanan ke kampusnya unsoed di purwokerto. Saudara saya bilang bahwa adek saya tidak apa-apa dan hanya lecet-lecet biasa, saudara saya bilang saya tidak perlu khawatir dan hendaknya pulang dengan hati-hati, karena jarak jakarta ke jawa tengah lumayan agak jauh.

Saya protes dan tidak percaya kalau adek saya hanya lecet-lecet biasa, karena jika cuma lecet-lecet pasti saya tidak akan disuruh pulang ke jawa tengah. Karena penasaran saya langsung menghubungi teman dekat adek saya koco dan ternyata koco belum dapat kabar apa-apa. Akhirnya koco mencari kabar tentang adek saya di kampung dan ternyata benar, adek saya kecelakaan saat mengendarai motor dan langsung meninggal ditempat kejadian. Adek saya berada di sebelah kiri truk tronton dan kesenggol badan truk sehingga motornya oleng, karena oleng adek saya kaget dan jatuh ke kolong truk tronton sementara motornya jatuh ke sebelah kiri jalan raya. Motor dan semua barang bawaan adek saya masih utuh dan tidak rusak sama sekali, sementara tubuh adek saya masuk kolong truk tronton dan langsung kelindes ban belakang, adek saya meninggal ditempat kejadian. Setelah kejadian polisi langsung datang dan membawa adek saya ke rumah sakit islam kendal untuk di rawat jenazahnya.

Kebetulan lokasi kecelakaan tidak jauh dari rumah saya kurang lebih 15 menit, sehingga pemuda kampung yang kebetulan teman dekat adek saya langsung datang rombongan ke tempat kejadian perkara. Tidak jelas cerita mana yang benar dan valid yang pasti semuanya telah terjadi dan semuanya bukan cuma mimpi. Saya langsung meluncur ke batang jawa tengah dengan ditemani teman dekat saya mbak eny dengan menggunakan bus kramat jati jurusan pekalongan jawa tengah. Saya sungguh harus ditemani karena tidak sanggup untuk melakukan perjalanan seorang diri. Saya sungguh sedih yang luar biasa, hampir tidak dapat saya bayangkan bagaimana untuk bisa menghentikan air mata saya yang terus mengalir tanpa kontrol.

Pagi hari pukul 04.00 pagi saya tiba di batang jawa tengah, hari itu hari sabtu tanggal 18 September 2010. Tidak perlu saya lukiskan betapa sedih dan kehilangannya saya dan keluarga saya bahkan semua saudara dan teman-teman adek saya. Yang terpikir di otak saya saat itu hanya satu: bahwa sungguh saya telah kehilangan adek laki-laki saya satu-satunya. Dia tanggal 23 September 2010 ini tepat berumur 24 tahun, dan dia janji bulan Maret 2011 dia akan wisuda sarjananya di kampus universitas negeri jendral soedirman dengan jurusan sastra inggris.

Tidak banyak tanda-tanda yang dia perlihatkan buat saya pribadi, dia hanya meninggalkan beberapa kenangan dengan saya:

1. dia ingin melanjutkan s2 jurusan filsafat

2. dia juga ingin mengabdikan dirinya menjadi guru sekolah dasar

3. dia ingin bisnis baju-baju batik

4. dia bilang bahwa dia sedang mendalami dunia komputer

5. dia menceritakan betapa pacarnya sungguh baik dan sayang terhadapnya

6. dia tiba-tiba mengajak ke laut dengan menggunakan sepeda

7. dia tiba-tiba mengajak melewati jalan yang sudah jarang dilewati orang, jalan itu adalah jalan yang sering saya lewati dengan dia ketika kita masih kecil

8. dia minta dibelikan bakwan goreng dari bu waginem, bakwan kesukaan saya dan dia sewaktu kecil

9. dia pengen sekali bisa membahagiakan embah juminah, embah bagi saya dan dia yang mengasuh kita berdua dari kecil

Yang membahagiakan saya dan keluarga atas meninggalnya adek saya yaitu:

1. meninggal setelah puasa ramadhan

2. meninggal setelah idul fitri dan saling memaafkan

3. meninggal pada hari jumat

4. meninggal setelah sholat jumat

5. meninggal saat hendak menuntut ilmu ke kampusnya

6. meninggal saat hujan

7. meninggal menjelang ulang tahunnya

Saya dan keluarga yakin dengan sepenuh hati, bahwa adek saya insya allah diterima disisih allah, amien.

Continue Reading...

Tuesday, August 31, 2010

Teman Dan Sahabat...

Teman adalah sosok manusia yang dibutuhkan oleh semua orang, teman adalah sosok manusia yang bisa menjadi tempat untuk berkeluh kesah atas persoalan-persoalan yang sedang dihadapi oleh seseorang.

Manusia membutuhkan teman dalam hidupnya, karena tanpa teman manusia tidak bisa eksis secara sempurna.

Pertemanan antar manusia membuktikan bahwa dalam hidup bermasyarakat orang tidak bisa hidup sendirian, secara nurani dan secara realitas manusia membutuhkan orang lain untuk mensupport aktivitas-aktivitasnya.

Logikanya berteman bisa dengan siapa saja tanpa melihat status sosial, jenis kelamin, kasta, trah, suku, ataupun agama. Karena sejatinya semua manusia adalah makhluk yang baik dan mendambakan kedamaian.

Pertemanan hendaknya memberikan banyak kemanfaatan dan pelajaran bagi satu sama lainnya, sehingga tidak ada kesia-siaan dalam sebuah pertemanan. Kemanfaatan tersebut bisa diperoleh misalnya dengan menjalankan aktivitas-aktivitas yang bermanfaat seperti: berdiskusi bersama, mengkaji buku bersama, pergi menghadiri seminar, berbagi persoalan hidup, menajalankan bisnis bersama, berpetualang bersama, saling memberi, dan saling mengerti.

Ada teman yang baik dan ada pula teman yang tidak baik, teman yang baik biasanya selalu ada di samping sahabatnya baik dalam keadaan suka maupun duka, sedangkan teman yang tidak baik biasanya ada ketika sahabatnya dalam keadaan ada saja.

Idealnya tidak perlu ada teman yang tidak baik, karena teman yang tidak baik akan menyengsarakan sahabatnya. Tapi toh secara realitas sifat manusia sangat beragam dan tidak semua orang akhlaknya bagus, ada sebagian lagi orang yang akhlaknya kurang bagus atau tidak sesuai dengan aturan-aturan yang ada di masyarakat.

Berikut ini ciri-ciri teman yang baik:

1. Dia selalu ada saat dibutuhkan

2. Bisa mendengarkan curhat

3. Memberikan motivasi dan saran-saran

4. Sesekali memberikan hadiah

5. Menemani saat dibutuhkan

6. Jarang menyalahkan

7. Tidak merasa paling benar sendiri

8. Bisa memahami dan toleran terhadap perbedaan

9. Menerima kekurangan

10. Menghargai kelebihan temannya

Berikut ini ciri-ciri teman yang tidak baik:

1. Dia ada saat ada kepentingan

2. Tidak bisa diajak curhat

3. Jarang memberi motivasi

4. Jarang memberi hadiah bahkan tidak pernah sama sekali

5. Sering menyalahkan

6. Merasa paling pintar dan paling benar

7. Tidak toleran terhadap perbedaan

8. Mencaci kekurangan temannya

Ciri-ciri yang pertama bisa dikategorikan sebagai seorang sahabat, sedangkan kategori yang kedua mungkin hanya disebut sebagai teman. Untuk mendapatkan teman tidak perlu waktu yang lama, karena teman bisa ditemukan dimana saja dan dalam acara apa saja. Sedangkan untuk mendapatkan sahabat perlu waktu yang sangat lama, karena bersahabat dibutuhkan saling pengertian dan saling memahami satu sama lainnya.

Makanya jumlah teman relatif lebih banyak dibandingkan dengan jumlah sahabat, teman lebih pada kuantitas sedangkan sahabat lebih pada kualitas.

Meskipun demikian tentang teman, bukan berarti teman boleh semena-mena dengan teman-temannya. Seharusnya teman-teman yang ada bisa beralih peran menjadi sahabat-sahabat, sehingga dalam pola perhubungan tidak akan ada lagi konflik dan pertikaian karena salah persepsi misalnya.

Seandainya semua teman menjadi sahabat, maka tidak akan ada lagi teman makan teman, tidak akan ada lagi teman menggunjingkan temannya, tidak akan lagi teman bertengkar dengan temannya, tidak akan ada lagi saling bermusuhan, tidak akan ada lagi main belakang, dan tidak akan ada lagi saling iri dengki.

Yang perlu diherankan dalam iklim pertemanan di negara Indonesia, masih banyak kasus teman yang menggunjingkan temannya di belakang. Dia membongkar aib temannya di depan teman-teman lainnya, sementara ketika di depan teman tersebut dia pura-pura tidak ada masalah. Ini menurut saya menjadi penting, karena jika iklim ini terus dipelihara makan akan menimbulkan hal-hal berikut:

1. Orang menjadi tidak terbuka

2. Orang menjadi tidak jujur

3. Orang yang dikritik tidak pernah tahu kesalahannya

4. Menumbuhkan bibit-bibit kemunafikan

5. Menumbuhkan kasih sayang palsu

6. Mengembangkan iri dengki

7. Menyakiti perasaan orang yang digunjingkan

8. Memunculkan iklim sosial yang tidak sehat

Hal-hal yang harus kita lakukan agar tidak menyakiti teman yaitu:

1. Mulailah dari sekarang untuk menyayangi teman kita selayaknya sahabat

2. Kritik teman kita seperti mengkritik diri sendiri

3. Beri tahu kekurangan teman dan kasih masukan-masukan untuk memperbaikinya

4. Support dia dengan sepenuh hati

5. Hargailah pendapat teman yang berbeda dengan kita

6. Berbaik sangkalah terhadap teman kita

7. Jangan mengklaim teman yang berbeda pemikiran dengan kita

8. Jika ada orang lain yang menggunjinkan teman kita, ajaklah mereka untuk berhenti menggunjing

Semoga kita bisa menjadi sahabat-sahabat buat teman-teman kita, amien.


Continue Reading...

Monday, August 30, 2010

Indonesia-Malaysia...

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebaiknya memimpin langsung pertemuan Indonesia-Malaysia pada Selasa 6 September. Sebagai upaya meredakan ketegangan hubungan antara RI-Malaysia di mana Presiden sudah mengirim surat kepada Perdana Menteri Najib Tun Razak maka sebaiknya digunakan momentum pertemuan kedua negara, kata Hikmahanto Juwana, Guru Besar Hukum Internasional dari Universita Indonesia di Jakarta, Senin 30 Agustus 2010.

Hubungan RI-Malaysia kembali memanas dan mulai ramai, hal ini dipicu dengan ditangkapnya tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) oleh kepolisian Malaysia pada Jum’at (13/8) pukul 21.00 WIB. Ketiganya ditangkap di pe­rairan perbatasan Indonesia-Ma­laysia. Terdengar suara tembakan dalam penangkapan tersebut. Bersamaan dengan itu, otoritas Indonesia sendiri juga menga­mankan 7 nelayan Malaysia ka­rena masuk wilayah NKRI.

Pasca kejadian tersebut memicu beberapa demonstrasi yang diadakan oleh mahasiswa, pelajar, dan masyarakat Indonesia yang ditujukan kepada warga negara Malaysia yang berada di Indonesia. Demonstrasi dilakukan dengan cara-cara yang kurang damai, misalnya demonstrasi yang melempari tinja ke kantor dubes Malaysia di Indonesia. Tidak sedikit yang meneriakkan kata-kata siap perang/ganyang Malaysia, bahkan masyarakat yang sehari-harinya tidak kenal demo sekalipun, menjadi semangat dan berteriak: "lawan Malaysia sampai titik darah penghabisan". Logika tersebut hampir sama dengan: "ada orang Islam yang tidak sholat tetapi dia sangat marah ketika ada orang non Islam yang menjelek-jelekkan Islam di depan matanya".

Perang yaitu sebuah pertempuran antara dua kelompok yang bertikai, dan pertikaian itu dipicu oleh beberapa persoalan yang tidak lagi bisa diselesaikan dengan jalan damai/musyawarah. Secara logika normal tidak ada manusia yang suka dengan peperangan/pertempuran, karena peperangan akan mendatangkan banyak kerugian/petaka bagi manusia. Peperangan juga bukan merupakan jalan satu-satunya untuk menyelesaikan persoalan, justru menurut saya perang akan semakin memperkeruh suasana.

Semangat nasionalisme (cinta tanah air) boleh-boleh saja, malahan itu wajib bin harus hukumnya. Karena tidak lucu jika kita orang Indonesia tetapi tidak sakit hati ketika Indonesia dihina dan diinjak-injak martabatnya oleh negara lain. Semangat nasionalisme harus terus dipupuk dan ditumbuhkembangkan agar selalu subur dan berbuah/berbunga. Tetapi kemudian jangan sampai memunculkan klaim bahwa nasionalisme sering digunakan untuk hal-hal yang tidak baik seperti anarkisme.

Kita memang tidak dilarang membalas dendam jika kita disakiti/dilukai orang lain, tetapi sepertinya kita akan menjadi orang yang bijaksana ketika kita tidak membalas orang yang telah menyakiti/melukai kita. Karena sesungguhnya orang-orang yang baik adalah orang-orang yang humanis dan bijaksana. Penjelmaan dari orang tersebut adalah mempunyai kualitas keagamaan, kualitas psikologis yang bagus, dan kualitas emosional yang terkendali.

Indonesia negara yang berdiri dengan pimpinan dan pejabat-pejabat, masih ada waktu untuk berunding dan bermusyawarah dengan negara Malaysia. Percayakan kepada Presiden pada pertemuan tanggal 06 september 2010 besok, yakinlah bahwa SBY bukan orang bodoh dan bukan orang yang lembek. SBY sebagai pimpinan tertinggi Indonesia pasti mampu mencari jalan keluar yang tepat bagi kebaikan Indonesia dan Malaysia di masa yang akan datang.

Meskipun agak nyesek ketika ingat perlakuan-perlakuan dari negara Malaysia kepada Indonesia dari mulai: klaim Malaysia atas lagu daerah Indonesia, klaim makanan punya Indonesia, klaim merk, banyaknya TKI yang terancam hukuman mati dan kasus-kasus lain yang tidak mungkin disebut semuanya. Tetapi tetap, saya berprinsip bahwa mengalah bukan berarti kalah, karena mengalah adalah perbuatan/tindakan orang-orang yang ksatria. Mengalah bukan untuk kalah dan terhina, tetapi mengalah untuk menang dan punya posisi tawar di dunia internasional.


Continue Reading...

Keributan...

Saya sedang di tempat pembayaran kendaraan bermotor, saya mendapatkan nomor urut 171 sehingga saya harus bersabar untuk mendapatkan giliran maju ke depan. Sambil menunggu di panggil saya bersms ria dengan teman-teman saya sambil menonton televisi besar yang berada di ruang tunggu. Beberapa menit kemudian tiba-tiba ada orang (laki-laki tinggi besar) memasukkan motor gede dengan paksa ke dalam kantor dimana saya dan banyak orang lain berada di dalam. Saya kaget karena motor tiba-tiba di bawa masuk ke dalam dengan paksa dan dia berteriak: "saya bakar nanti kantor ini."

Saya langsung bangkit berdiri sambil melihat laki-laki tersebut keluar dari kantor dan meninggalkan motor gedenya yang bensinnya bercucuran di dalam kantor. Motor langsung dikeluarkan oleh satpam-satpam kantor, dan bensin yang berceceran dibersihkan oleh cleaning service. Saya dan orang-orang disitu bertanya-tanya ada apakah gerangan yang terjadi, sehingga keributan seperti itu harus terjadi ketika banyak pelanggan yang sedang bertransaksi..??

Karena penasaran saya mencari tahu dari satpam dan juga penjaga parkir yang berada di luar gedung, dari pada saya penasaran setengah mati dan tidak punya jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang ada, mendingan saya bertanya dan mendapatkan jawaban dengan benar. Jadi ceritanya begini:

Pegawai kantor tersebut jumlahnya sangat banyak dan rata-rata pegawainya membawa motor, karena banyaknya pegawai yang ada mereka tidak bisa parkir di depan gedung kantor karena alasan di depan gedung kantor digunakan buat nasabah yang tidak hari juga sangat banyak. Oleh karena itu pimpinan kantor telah menyediakan parkir khusus yang letaknya lumayan jauh dari kantor, karena jauh tersebut beberapa pegawai bagian depkoletor memarkir motor-motornya di depan sebuah bengkel. Mungkin pemilik bengkel tidak terima/tidak boleh, yang pasti laki-laki tinggi besar yang memasukkan motor ke dalam kantoradalah pemilik bengkel. Kata pihak pimpinan kantor, karyawan telah diingatkan untuk tidak parkir ditempat lain kecuali tempat yang telah disediakan, tetapi mungkin karena jauh, mereka memilih memarkir motornya di tempat yang agak dekat dari kantornya.

Ada beberapa hal yang bisa kita cermati dari peristiwa di atas yaitu:
1. Para pegawai yang tidak taat pada aturan kantor.
2. Orang cenderung memilih jalan praktis meskipun jalan tersebut kurang benar.
3. Terkadang kita tidak bisa mengambil hati orang lain untuk menjadi teman (kasus pemilik bengkel yang tidak mengijinkan), bisa jadi pemilik bengkel tidak mengijinkan karena pihak pegawai kantor tidak pernah beramah tamah dengan pemilik bengkel.
4. Menyelesaikan masalah tidak dengan cara damai tetapi dengan cara-cara kekerasan.
5. Ego kita terkadang melebihi rasa kita.
6. Kita sering tidakmemperhatikan kepentingan banyak orang yang ada disekitar kita.

Dalam logika normal manusia, siapapun pasti tidak suka dengan yang namanya kekerasan/konflik. Orang yang normal pasti ingin hidupnya damai dan tentram tanpa ada gangguan-gangguan. Untuk menciptakan kondisi damai dan tentram sudah tentu menjadi tanggung jawab bersama semua masyarakat. Semua orang harus saling bersatu dan bahu membahu untuk mewujudkan angan dan cita-cita tersebut.

Akhir-akhir ini di negara tercinta Indonesia sering muncul konflik-konflik dan anarkisme, terlihat jelas dan nyata pasca turunnya Soeharto dari jabatan presiden RI. Masyarakat seolah-olah lebih senang main hakim sendiri dari pada harus menyerahkan masalahnya kepada pihak yang berwenang seperti Polisi. Tentu kita tidak bisa langsung menyalahkan masyarakat yang sudah tidak percaya dengan aparat, orang tidak percaya pasti ada sebab musababnya. Sama halnya dengan ketika kita tidak lagi percaya sama maling, karena maling tersebut pernah mengambil barang berharga kita tanpa ijin.

Konflik/anarkisme juga kadang muncul karena persoalan-persoalan remeh-temeh yang sebenarnya bisa diselesaikan dengan cara musyawarah. Ego pribadi sering mengakumulasi atas nama kelompok yang kemudian diaplikasikan nyata dalam bentuk keributan. Kelompok tersebut biasanya kelompok yang komitmen dengan aturan-aturan non formal dalam komunitasnya. Sangat disayangkan dan sangat menakutkan jika persoalan-persoalan ini tidak segera ditangani dengan sigap oleh semua masyarakat. Karena bagaimanapun anarkisme tidak akan pernah bisa menyelesaikan persoalan dengan baik. Karena persoalan yang diselesaikan dengan cara-cara kekerasan, dia akan memunculkan persoalan-persoalan berikutnya.

Continue Reading...

Sunday, August 29, 2010

Sahur Of The Road....

Malam minggu tanggal 28 agustus 2010 saya diajak ikut sahur of the road bersama anak-anak SMA Yadika.Kebetulan saya pernah mengajar di SMA Yadika tersebut, dan anak-anak alumni ini termasuk anak-anak murid yang dekat dengan saya.Karena tidak mau mengecewakan saya bersedia ikut sahur of the road yang semula direncanakan di Kebayoran tetapi dipindah ke dekat kuburan Karet karena di Kebayoran sepi.

Ditengah perjalanan saya membonceng salah satu mantan murid saya sebut saja namanya Dika, dia bercerita bahwa dirinya sedang ada masalah sama ceweknya. Dia baru saja memutuskan ceweknya karena ceweknya kedapatan selingkuh dengan adek kelasnya. Dia sebenarnya sedih karena telah berpacaran selama setahun lebih, tapi kata dia laki-laki tidak punya pilihan lagi jika dikhianati oleh wanita. Si cewek sempat tidak mau diputus karena alasan masih sangat cinta, tetapi nasi sudah menjadi bubur dan Dika sudah tidak membuka hatinya lagi buat si cewek tersebut. Cerita tersebut menurut saya unik dan lucu untuk kasus anak-anak SMA/SMK. Menurut saya terkadang anak-anak terlalu berlebihan menjalankan proses pacarannya, pacaran anak-anak SMA/SMK menurut saya teralalu lebay. Pacaran anak-anak SMA/SMK seharusnya tidak perlu terlalu serius dan hanya digunakan untuk fun dan saling belajar saja. Karena harus diakui bahwa dunia SMA/SMK adalah dunia belajar yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya.

Sepanjang jalan begitu ramai dan riuh oleh motor-motor dan mobil-mobil konvoi beriringan, mereka juga sedang melaksanakan sahur on the road. Saya pikir tidak banyak yang mengadakan acara ini, ternyata beberapa sekolah di Jakarta juga mengadakan sahur of the road pada malam minggu.

Kegiatan ini tentu merupakan kegiatan positif yang harus dicontoh oleh para pelajar lainnya. Ditengah keterpurukan moral dan martabat bangsa Indonesia, masyarakat harus mampu secara bersama-sama menciptakan image positif dalam kehidupan bermasyarakat. Aktivitas baksos ini hendaknya tidak hanya dilakukan saat puasa tetapi bisa dilanjutkan setelah bulan puasa.Pelajar harus terus memupuk sensitifitas sosialnya, karena pelajar adalah generasi muda penerus bangsa Indonesia.

Terlepas bahwa penerima baksos pada sahur of the road sepertinya harus dipertanyakan, karena ternyata jumlah orang yang siap menerima baksos seolah-olah orang yang telah siap menerima uluran baksos dari para pelaksana sahur of the road. Idealnya baksos itu kan diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan secara ekonomi, karena jika salah sasaran maka substansi darisahur of the road tidak akan diperoleh.

Oleh karena itu kepada para pelaksana sahur of the road hendaknya lebih selektif lagi dalam menentukan objek yang akan diberikan bantuan. Supaya baksos yang disampaikan benar-benar sesuai pada tempat dan kapasitasnya. Satu hal yang menarik, anak-anak membeli makanan untuk baksos dari iuran kantong mereka sendiri. Mereka tidak merepotkan orang lain atau meminta bantuan untuk membeli makanan baksos. Anak-anak juga sangat semangat dan nothing tulus saat melaksanakan baksos, meskipun yang bisa dibagi hanya makan dan air minum gelas.

Bukan harga dan benda yang seharusnya dilihat, tetapi keikhlasan dan ketulusan menurut saya menjadi sangat penting. Terus semangat wahai pelajar Indonesia tercinta, teruslah ingat bahwa nasib masa depan Indonesia ada ditangan kalian semuanya. Indonesia mempunyai banyak persoalan yang harus diselesaikan dengan humanis dan bijaksana. Dan kalianlah yang harus berada pada barisan pertama untuk mengatakan bahwa: "Kalian siap mengorbankan jiwa dan raga untuk negara tercinta Indonesia."

Continue Reading...

Friday, August 27, 2010

Puasa Ramadhan 2010...

Puasa ramadhan merupakan aktivitas yang ditunggu oleh umat Islam di seluruh dunia, karena puasa ramadhan memberikan banyak nilai dan hikmah bagi yang menjalankannya. Puasa tidak hanya menahan makan dan minum tetapi juga menahan nafsu-nafsu yang bisa membatalkan puasa ramadhan. Tidak ada yang berat dari puasa, karena belum pernah ada kejadian orang sakit parah gara-gara puasa ramadhan. Justru yang ada orang bisa sembuh dari sakit magh karena rajin berpuasa.

Idealnya semua umat Islam wajib menjalankan puasa, karena puasa ramadhan memang diharuskan bagi umat Islam di seluruh dunia. Tapi tentu idealisme tidak selalu mulus karena dalam kenyataan hidup banyak hal-hal yang bisa mengikis idealisme. Warung makan yang seharusnya tutup di bulan ramadhan ternyata masih tetap buka, restoran, rumah makan, penjual minuman di jalan juga masih tetap buka seperti hari biasa. Tentu tidak akan berpengaruh terhadap orang-orang yang memang niat puasanya bagus dan tanpa pamrih, tetapi tentu akan sangat berpengaruh bagi orang-orang yang niat puasanya hanya setengah-setengah.

Dalam kenyataannya ada banyak orang Islam yang tidak puasa karena berbagai alasan seperti: tidak kuat haus, terpengaruh teman, karena ada warung yang buka, dan karena menganggap puasa tidak harus dilaksanakan. Sebenarnya dalam konsep beragama lebih bagus yang bernilai kualitas dari pada kuantitas. Artinya bahwa beragama itu akan baik dan cantik ketika tanpa paksaan dan dijalankan dengan ikhlas.

Terlepas dari hal di atas, ada sesuatu yang menarik di bulan ramadhan tahun ini yaitu:
1. Cuaca tiba-tiba tidak terlalu panas seperti sebelum puasa.
2. Hujan jadi sering turun pada siang hari.
3. Jalanan menjelang maghrib menjadi agak sepi dibanding sebelum puasa.
4. Banyak penjual makanan mengais rejeki.
5. Hari-hari terasa damai dan indah.

Bukan berlebihan tentu, jika masing-masing orang mengharap akan hikmah dari puasa yang dijalankannya, karena sesungguhnya Tuhan akan memberikan balasan bagi orang-orang yang berpuasa. Tetapi akan lebih elit lagi seandainya orang memahami puasa bukan dilihat dari pahalanya, akan tetapi substansi diwajibkannya puasa bagi umat Islam di seluruh dunia.
Continue Reading...

Beberapa Pelajar Jakarta Tidak Puasa...

Oleh:
Dhea Aprilia
kelas:
XII IPA 1

Menurut saya, di bulan puasa ini banyak sekali pelajar DKI yang tidak berpuasa.
Hal ini terlihat dari banyaknya jumlah pelajar yang makan dan minum saat siang hari setelah pulang sekolah. Banyak diantara para pelajar laki-laki yang diam-diam makan dan merokok di warung makan sepulang dari sekolah, mereka juga nongkrong dan bergerombol dipinggir jalan bersama teman-temannya sambil merokok dan minum. Sangat disayangkan perbuatan pelajar yang tidak menghargai bulan puasa sebagai bulan suci yang hanya datang satu kali dalam setahun, dan semestinya sangat ditunggu-tunggu oleh umat islam sedunia ini.

Keadaan di atas membuktikan bahwa telah terjadi pemerosotan akhlak dikalangan pelajar zaman sekarang. Padahal sebagai generasi penerus bangsa seharusnya pelajar zaman sekarang mengambil contoh dari sikap para senior yang telah lebih dulu sukses dan bisa memberikan contoh yang baik kepada kita seperti: orang tua, keluarga, dan guru-guru. Mereka adalah pembimbing kita sebagai generasi penerus yang diharapkan dapat meneruskan ideologi bangsa dan menjalankan perintah agama dengan baik sesuai syari'at islam.

Tapi dalam kenyatannya telah banyak dikalangan pelajar yang kurang menghargai puasa sehinnga mereka dengan mudahnya menyepelekan puasa. Sebenarnya semua kembali lagi kepada individunya masing-masing, apakah dia mempunyai prinsip hidup yang baik atau bahkan tidak punya prinsip sama sekali dalam hidupnya. Faktor lingkungan dan pergaulan juga mempengaruhi para pelajar di DKI untuk tidak berpuasa. Selain itu banyak juga diantara mereka yang tidak bisa menahan hawa nafsu selama menjalankan ibadah puasa, padahal semua ini dibutuhkan dalam menjalankan puasa.

Jadi menurut saya, sekarang sudah saatnya kita bertindak atas kelakuan pelajar di DKI yang banyak tidak berpuasa, karena hal ini sudah termasuk kedalam hal yang memprihatinkan melihat banyaknya jumlah pelajar yang tidak puasa. Disini, selain kesadaran sendiri juga dibutuhkan faktor lingkungan yang kondusif serta peneguran yang bersifat menyadarkan tanpa paksaan sehingga diharapkan para pelajar bisa sadar diri dan memperbaiki puasa mereka.
Continue Reading...
 

Site Info

Welcome to my blog, this blog after upgrade theme.

Text

Berjuang Untuk 'Nilai' Copyright © 2009 imma is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template @rtNyaDesign Design My Blog